Minta penawaran

Cara kerja distribusi grosir di AS untuk merek Indonesia

Diperbarui

Panduan ini untuk manajer ekspor dan pendiri merek barang konsumsi di Indonesia yang sedang mencari distributor di AS. Di sini dijelaskan siapa melakukan apa dalam distribusi grosir di AS, bagaimana setiap pihak dibayar, apa yang perlu disepakati sebelum menandatangani kontrak, dan logistik yang akan diharapkan distributor dari Anda.

Cara kerja distribusi grosir di AS

Sebagian besar barang konsumsi sampai ke rak toko di AS melalui rantai perusahaan, bukan melalui satu pembeli. Produk buatan luar negeri diimpor, disimpan sebagai stok di AS, dijual ke satu atau beberapa distributor atau pedagang grosir, dan baru kemudian dijual ke peritel. Broker dan perwakilan penjualan sering bekerja di samping rantai ini, memperkenalkan merek kepada pembeli tanpa memiliki barangnya.

AS begitu luas sehingga sangat sedikit distributor yang menjangkau setiap negara bagian dan setiap saluran dengan baik. Merek yang menjual secara nasional sering akhirnya memiliki beberapa mitra: satu perusahaan yang mengimpor dan memegang stok nasional, distributor regional yang mengantar ke toko di wilayahnya, dan perwakilan penjualan yang membuka pintu ke pembeli ritel.

Bagi merek Indonesia, pasarnya nyata: impor barang AS dari Indonesia mencapai $34.6 miliar pada 2025 menurut USTR, dengan kategori seperti elektronik, pakaian rajut, dan alas kaki di urutan atas. Namun angka sebesar itu sebagian besar mengalir lewat importir besar dan program private label. Merek sendiri yang baru masuk, misalnya produsen furnitur atau peralatan dapur dari Jepara, kopi spesialti dari Bandung, atau dekorasi rumah dari Bali, biasanya harus membangun rantai distribusinya sendiri.

Diagram 1 Rantai distribusi yang lazim di AS untuk barang konsumsi impor
  1. Anda Merek di luar negeri Membuat produk dan menjualnya untuk ekspor
  2. Kadang distributornya sendiri Importir Mengimpor, mengurus bea cukai, dan memegang stok di AS
  3. Opsional Distributor utama Membeli volume nasional dan memasok mitra regional
  4. Memegang kepemilikan barang Distributor regional atau pedagang grosir Menjual dan mengantar ke toko di wilayahnya
  5. Didukung broker dan perwakilan penjualan Peritel Menjual ke konsumen akhir

Tidak setiap merek memerlukan setiap tingkat. Merek kecil bisa menjual ke satu importir yang sekaligus menjadi distributor, atau menjual langsung ke peritel dari stoknya sendiri di AS. Setiap tingkat menambah jangkauan dan mengambil bagian dari harga, jadi jumlah tingkat yang tepat bergantung pada berapa banyak toko yang ingin Anda jangkau dan seberapa banyak penjualan serta pengiriman yang bisa Anda tangani sendiri.

Importir, distributor, pedagang grosir, broker: siapa melakukan apa

Garis pemisah yang paling jelas adalah kepemilikan. Biro Sensus AS menggambarkan pedagang grosir (merchant wholesaler) sebagai usaha yang menjual barang atas namanya sendiri, biasanya dari gudangnya sendiri, sedangkan agen dan broker mengatur penjualan barang milik pihak lain, biasanya tanpa mengambil kepemilikan atau menangani barangnya (U.S. Census Bureau). Dalam praktik sebutannya tumpang tindih, jadi ajukan pertanyaan yang sama kepada setiap calon mitra: apakah Anda membeli barangnya, apakah Anda memegang stok, apakah Anda mengantar, dan siapa pelanggan Anda?

Peran dalam distribusi grosir di AS dibandingkan menurut kepemilikan, stok, cara dibayar, dan apa yang mereka perlukan dari merek asing
PeranMemiliki barangMemegang stok dan mengantarCara dibayarYang diperlukan dari Anda
ImportirYa, sejak titik yang disepakati dalam syarat penjualanBiasanya memegang stok nasional; bisa juga mendistribusikanMargin antara landed cost dan harga jualnyaHarga ekspor, dokumen untuk bea cukai, produksi yang andal
Distributor utamaYaMemegang stok nasional atau multiwilayah, memasok distributor lainMargin, sering dengan volume besarEksklusivitas atau prioritas, harga volume, dukungan pemasaran
Distributor regionalYaMenyimpan barang dan mengantar ke toko dengan rute rutinMargin, ditambah biaya atau program promosi di sebagian saluranPasokan ulang yang stabil, dukungan penjualan, kemasan siap ritel
Pedagang grosirYaMenjual banyak merek dari katalog, sering ke toko independenMarginHarga yang kompetitif, isi karton yang sesuai katalognya, barcode
Broker atau perwakilan penjualanTidakTidak; memperkenalkan merek dan mengelola hubungan dengan pembeliKomisi atas penjualan di wilayah atau akunnyaSampel, lembar penjualan (sell sheet), harga, jalur pasokan untuk pesanan

Importir resmi (importer of record) untuk keperluan bea cukai adalah soal yang berbeda dari siapa pemilik barang secara komersial. Importir resmi adalah pihak yang bertanggung jawab atas entri kepabeanan dan bea masuk. Perannya bisa diambil oleh importir Anda di AS, distributor Anda, atau perusahaan Anda sendiri. Panduan kami tentang cara kerja customs clearance di AS menjelaskan peran itu secara rinci.

Satu catatan bagi eksportir Indonesia: pola "impor undername" yang lazim di dalam negeri tidak bisa begitu saja dipindahkan ke AS. Sejak 18 September 2026, CBP menegakkan lebih ketat akurasi data importir resmi pada Form 5106: alamat yang dicantumkan harus lokasi fisik sebenarnya dari bisnis importir, bukan alamat agen bea cukai, freight forwarder, atau pihak lain, dan data yang tidak akurat dapat membuat nomor importirnya dibatalkan.

Cara setiap pihak dibayar

Distributor dan pedagang grosir memperoleh margin: selisih antara harga yang mereka bayar kepada Anda dan harga yang mereka tagihkan kepada pelanggannya. Broker dan perwakilan penjualan memperoleh komisi. Selain itu, banyak mitra mengharapkan dukungan yang mengurangi harga bersih Anda, seperti tunjangan promosi, barang gratis untuk toko baru, atau pembagian biaya iklan.

Margin dan markup bukan angka yang sama

Mitra yang membeli seharga $6.00 dan menjual seharga $7.50 memiliki markup 25% atas biayanya, tetapi margin 20% atas harga jualnya. Pembeli di AS biasanya berbicara dalam margin. Pastikan mana yang dimaksud mitra sebelum Anda menyepakati harga, karena selisihnya cepat membesar di beberapa tingkat.

Contoh hipotetis, bukan data pasar. Sebuah produsen peralatan dapur dari kayu jati di Jepara menjual produknya kepada importir di AS seharga $4.00 per unit. Setelah ongkos angkut, bea masuk yang diasumsikan (termasuk tarif Section 301 atas barang Indonesia), dan biaya impor lain, landed cost importir menjadi $4.60. Importir menjual ke distributor regional seharga $6.00 (margin sekitar 23%). Distributor menjual ke peritel seharga $7.50 (margin 20%). Peritel memasang harga $12.49 (margin sekitar 40%). Broker yang membuka akun peritel itu memperoleh komisi yang disepakati atas penjualan distributor ke peritel tersebut, dibayar oleh pihak yang mempekerjakan broker.

Pembeli akhir membayar kira-kira tiga kali harga ekspor merek. Jika kemudian merek ingin produknya dijual $9.99 di rak, harga setiap tingkat harus turun, dan biasanya mereklah yang menanggung sebagian besar penurunannya.

Margin sebenarnya sangat bervariasi menurut kategori, saluran, dan mitra, jadi perlakukan angka apa pun yang Anda dengar sebagai titik awal negosiasi, bukan aturan. Hitung mundur dari harga rak yang realistis sebelum memberi penawaran kepada siapa pun. Panduan kami tentang penetapan harga untuk pasar AS membahas perhitungan itu, dan biaya impor ke AS membahas landed cost di bawahnya.

Per Oktober 2026, produk asal Indonesia dikenai tarif Section 301 sebesar 10% sejak 24 Juli 2026, ditambahkan di atas tarif bea masuk biasa (HTS), bukan sudah termasuk di dalamnya. Ada pengecualian dalam lampiran pemberitahuan USTR, dan barang yang terkena tarif Section 232 tidak tercakup. Tarif 19% dari kesepakatan dagang 2025 hingga 2026 tidak berlaku lagi karena didasarkan pada wewenang IEEPA yang dibatalkan Mahkamah Agung AS pada Februari 2026. Periksa kode HTS produk Anda dan lampiran pemberitahuan USTR sebelum menghitung harga untuk distributor.

Cara lain mitra dibayar

  • Komisi: persentase dari penjualan yang ditagihkan untuk broker dan perwakilan penjualan, kadang ditambah retainer bulanan. Sepakati apakah komisi dibayar atas pesanan, atas invoice yang sudah dikirim, atau atas pembayaran yang sudah diterima.
  • Tunjangan promosi: potongan harga atau pembayaran yang membiayai penurunan harga, display, atau iklan di toko.
  • Dukungan toko baru: pengisian rak gratis (free fill) atau diskon perkenalan saat toko pertama kali menjual lini produk Anda.
  • Syarat pembayaran: berapa lama mitra membayar Anda juga merupakan bagian dari kompensasinya. Kredit 60 hari atas pesanan besar adalah uang yang Anda pinjamkan. Untuk risiko gagal bayar, LPEI (Indonesia Eximbank) menawarkan asuransi dan penjaminan ekspor bagi eksportir Indonesia.

Eksklusivitas dan wilayah

Hampir setiap distributor akan meminta eksklusivitas. Dari sisi mereka, itu masuk akal: mereka tidak ingin membangun permintaan untuk merek Anda lalu kehilangan penjualan kepada pesaing yang menjual produk yang sama. Dari sisi Anda, eksklusivitas menyerahkan kendali atas pasar yang belum bisa Anda lihat dengan jelas kepada satu perusahaan.

Menurut hukum antimonopoli federal AS, kontrak transaksi eksklusif umumnya sah dan dinilai dengan “rule of reason”, dan pembatasan yang ditetapkan sendiri oleh produsen tentang di mana dealer boleh menjual umumnya juga sah. Hal ini menjadi masalah terutama ketika perusahaan dengan kekuatan pasar menggunakannya untuk menyingkirkan pesaing, atau ketika para pesaing sepakat membagi pasar di antara mereka (FTC tentang transaksi eksklusif, FTC tentang persyaratan yang ditetapkan produsen). FTC juga mencatat bahwa harga eceran yang disarankan tidak mengikat penjual kembali, dan bahwa sebagian hukum negara bagian memperlakukan aturan harga jual kembali minimum secara berbeda. Bagi merek asing yang kecil, risiko komersialnya biasanya lebih besar daripada risiko hukumnya.

Cara membatasi eksklusivitas

  • Wilayah: berikan negara bagian atau wilayah tertentu, bukan “Amerika Serikat”, sampai mitra membuktikan bahwa ia mampu menjangkau lebih luas.
  • Saluran: pisahkan toko bahan makanan (grocery), toko khusus, ritel massal, e-commerce, dan foodservice. Distributor yang kuat di toko khusus mungkin sama sekali tidak menjangkau jaringan ritel besar.
  • Kinerja: kaitkan eksklusivitas dengan pembelian atau penjualan minimum per periode, dengan hak untuk mengakhirinya atau mengubahnya menjadi noneksklusif jika target tidak tercapai.
  • Jangka waktu: mulai dengan jangka awal yang singkat, misalnya satu tahun, dengan perpanjangan atas kesepakatan bersama.
  • Pengecualian: pertahankan hak untuk menjual di situs web Anda sendiri atau di Amazon, dan untuk melayani akun tertentu yang sudah Anda miliki.

Ketentuan kontrak yang perlu dicermati

Perjanjian distribusi bisa bertahan lebih lama daripada hubungan di baliknya. Baca klausul berikut dengan teliti, dan minta pengacara yang memahami hukum distribusi AS meninjau drafnya sebelum Anda menandatangani.

  • Pengakhiran: bagaimana masing-masing pihak dapat mengakhiri perjanjian, masa pemberitahuannya, apa yang dianggap sebagai alasan, dan apakah Anda wajib membayar kompensasi. Sepakati apa yang terjadi pada sisa stok mitra: apakah Anda membelinya kembali, berapa harganya, dan apakah mitra boleh terus menjualnya.
  • Minimum: jumlah pesanan minimum yang Anda tetapkan, dan pembelian tahunan minimum yang menjadi komitmen mitra. Tanpa minimum, eksklusivitas tidak membebani mitra sama sekali.
  • Dana pemasaran: siapa yang membayar pameran dagang, sampel, promosi, dan program peritel, berapa besarnya, dan bagaimana pengeluarannya dibuktikan. Minta rencana tertulis, bukan persentase terbuka.
  • Syarat pembayaran: jangka waktu pembayaran, diskon pembayaran awal, sanksi keterlambatan, batas kredit, dan apakah Anda memerlukan asuransi kredit perdagangan atau uang muka untuk pesanan pertama.
  • Potongan dan retur: apakah mitra boleh memotong invoice Anda untuk barang rusak, kiriman kurang, stok yang tidak terjual, atau chargeback dari peritel, dan bagaimana sengketa diselesaikan.
  • Harga: seberapa sering Anda boleh mengubah harga, berapa lama pemberitahuannya, dan apakah ada perlindungan harga untuk stok yang sudah dibeli.
  • Merek dagang dan listing: siapa yang memiliki dan mendaftarkan merek dagang Anda di AS (seharusnya Anda), dan siapa yang mengendalikan listing serta konten produk secara online.
  • Syarat pengiriman: di titik mana kepemilikan dan risiko berpindah, dan siapa importir resminya. Panduan kami tentang Incoterms untuk pengiriman ke AS menjelaskan pilihannya.
  • Hukum yang berlaku dan sengketa: hukum negara bagian mana yang berlaku, dan apakah sengketa dibawa ke pengadilan atau arbitrase.

Dana pemasaran bukan hanya soal komersial. Pedoman FTC tentang tunjangan iklan menyatakan bahwa pembayaran dan layanan promosi harus tersedia bagi semua pelanggan yang bersaing dengan syarat yang setara secara proporsional, dan bahwa menyerahkan pelaksanaannya kepada pedagang grosir atau distributor tidak membebaskan pemasok dari tanggung jawab itu (16 CFR 240.9, 16 CFR 240.11). Tanyakan kepada pengacara Anda bagaimana hal ini berlaku untuk program Anda.

Alkohol: sistem tiga tingkat

Anggur, bir, dan minuman keras mengikuti rantai yang lebih ketat. Sebagian besar negara bagian mewajibkan pemasok hanya menjual kepada pedagang grosir berlisensi, dan pedagang grosir hanya menjual kepada peritel berlisensi. Penjelasan North Carolina cukup khas: pemasok hanya menjual dan mengirim kepada pedagang grosir, dan pedagang grosir hanya menjual kepada peritel atau pedagang grosir lain (North Carolina ABC Commission). Setiap negara bagian menetapkan aturannya sendiri, dan sebagian mengatur cara pemasok menetapkan merek dan wilayah kepada pedagang grosir.

Di tingkat federal, Biro Pajak dan Perdagangan Alkohol dan Tembakau (TTB) mewajibkan izin dasar (basic permit) untuk mengimpor alkohol atau membelinya untuk dijual kembali secara grosir (informasi TTB untuk pedagang grosir). Untuk memperoleh izin importir, importir harus memiliki dan menempatkan staf di kantor usaha di AS; produsen yang tidak dapat melakukannya harus bekerja sama dengan importir berlisensi yang sudah ada. Importir juga memerlukan Certificate of Label Approval (COLA) untuk setiap produk dan label pada saat impor, dan persyaratan negara bagian berlaku di atasnya (TTB tentang impor minuman beralkohol dalam botol). Jadi bagi produsen anggur atau minuman keras asing, mitra pertamanya hampir selalu importir berlisensi, dan jaringan pedagang grosir importir itu di tiap negara bagian sama pentingnya dengan importirnya sendiri.

Cara mencari distributor di AS

Distributor yang baik selalu sibuk dan menerima banyak tawaran. Perkenalan terbaik biasanya datang dari orang yang sudah berada di dalam rantai.

  • Pameran dagang per kategori: distributor, importir, dan pembeli mendatangi pameran besar di AS untuk setiap kategori. Jadwalkan pertemuan sebelumnya, dan tindak lanjuti dalam beberapa hari; panduan kami tentang tindak lanjut setelah pameran dagang menjelaskan caranya.
  • Asosiasi dagang dan industri: banyak kategori memiliki asosiasi distributor dengan direktori anggota, acara regional, dan buletin.
  • Peritel yang sudah Anda pasok: tanyakan kepada toko dari distributor mana mereka membeli. Distributor jauh lebih tertarik ketika ada peritel yang meminta produk Anda.
  • Katalog dan line card distributor: merek yang dibawa distributor menunjukkan salurannya, dan apakah Anda akan bersaing dengan merek yang sudah ia pegang.
  • Broker dan perwakilan penjualan: perwakilan yang rutin mengunjungi toko di suatu wilayah tahu distributor mana yang melayani toko itu, dan dapat memperkenalkan Anda.
  • Lembaga promosi ekspor: bagi eksportir Indonesia, ITPC Los Angeles (Indonesian Trade Promotion Center di bawah Kementerian Perdagangan) mempromosikan produk Indonesia di AS, menjawab pertanyaan eksportir Indonesia maupun importir AS, dan menyediakan informasi pasar. Atase perdagangan di KBRI Washington, D.C. dan program Ditjen PEN Kementerian Perdagangan juga bisa membantu membuka kontak.

Panduan per kategori membahas produk tertentu lebih jauh: lihat cara mencari distributor produk kecantikan di AS, cara mencari pembeli ritel untuk produk makanan, dan menjual makanan ke restoran dan pembeli foodservice.

Cara menilai calon distributor

  • Minta daftar akun yang sedang dilayani dan hubungi dua atau tiga di antaranya.
  • Tanyakan merek mana yang dilepas atau hilang dalam dua tahun terakhir, dan mengapa.
  • Tanyakan berapa banyak tenaga penjualan yang menangani kategori Anda dan atas dasar apa mereka dibayar.
  • Periksa cara mereka membayar pemasok: jangka waktu, potongan yang lazim, dan cara penyelesaian sengketa.
  • Minta rencana tertulis untuk tahun pertama: akun target, volume, dan dukungan yang mereka harapkan dari Anda.

Logistik yang diharapkan distributor dari merek asing

Distributor jarang mau menunggu kiriman laut setiap kali toko memesan ulang. Banyak distributor hanya mau menerima merek asing yang bisa memasok dari dalam AS, dengan cepat dan dengan barang yang siap ritel. Sebelum pembicaraan serius, bersiaplah menjawab bagaimana Anda akan mengirim pesanan pertama dan pesanan kelima.

Dari Indonesia, kontainer tujuan Pantai Barat AS biasanya berangkat dari Tanjung Priok (Jakarta) atau Tanjung Perak (Surabaya), sering lewat pelabuhan transshipment regional sebelum menyeberangi Pasifik. Waktu tempuh berbeda menurut layanan dan rute, jadi perencanaan stok Anda harus memperhitungkan seluruh perjalanan, bukan hanya jadwal kapal.

  • Stok di AS: barang yang sudah lolos bea cukai dan disimpan di gudang di AS, sehingga pesanan terkirim dalam hitungan hari, bukan minggu.
  • Pasokan ulang yang cepat: titik pemesanan ulang dan rencana produksi yang memperhitungkan waktu transit laut, agar distributor tidak kehabisan stok saat promosi.
  • Label yang sesuai aturan: barang impor umumnya harus ditandai dengan nama negara asalnya dalam bahasa Inggris (“Made in Indonesia”) di tempat yang mudah terlihat, terbaca, dan sepermanen yang dimungkinkan barangnya (19 CFR Bagian 134). Label juga harus memenuhi aturan kategori Anda, seperti pelabelan FDA untuk makanan atau kosmetik.
  • Barcode dan isi karton: barcode produk di setiap unit, barcode karton, isi karton yang sesuai dengan satuan pesanan distributor, dan penandaan karton yang jelas.
  • Standar palet: ukuran, tinggi, dan batas berat palet serta pelabelannya sesuai ketentuan distributor, ditambah kode lot atau tanggal jika produk Anda memilikinya.
  • Dokumen: lembar spesifikasi produk, lembar data keselamatan (SDS) jika relevan, dan sertifikat yang diwajibkan untuk kategori Anda. Untuk furnitur dan produk kayu, dokumen V-Legal berbasis SVLK diperlukan di sisi Indonesia, dan sebagian furnitur kayu berpelapis terkena tarif Section 232 di AS, sehingga tidak tercakup tarif Section 301.

Di sinilah mitra penerimaan barang dan penyimpanan di AS membantu. Fasilitas Abanro di Orange County, California, dekat Pelabuhan Los Angeles dan Long Beach, menerima kiriman Anda dan memeriksanya sesuai packing list melalui layanan penerimaan dan pemeriksaan barang (penerimaan palet mulai $15 per palet), menyimpan stok dalam layanan penyimpanan (mulai $49 per palet per bulan), dan mengirim karton atau palet ke distributor dan peritel melalui layanan penerusan barang (penerusan karton mulai $5 per karton). Abanro menangani pengurusan bea cukai AS sebagai bagian dari kiriman Anda. Semua harga mulai tercantum di halaman harga kami.

Sedang berbicara dengan distributor di AS dan perlu stok di lapangan lebih dulu? Sampaikan produk dan volume Anda, dan kami akan merencanakan pengiriman, penerimaan barang, dan penyimpanannya.

Rencanakan stok AS untuk distributor Anda

Kesalahan umum merek asing dengan distributor di AS

  • Memberi eksklusivitas nasional pada pertemuan pertama. Satu mitra jarang menjangkau setiap wilayah dan saluran. Mulailah dengan satu wilayah dan target kinerja.
  • Memberi harga sebelum menghitung mundur dari rak. Jika margin di sepanjang rantai mendorong harga rak keluar dari kisaran kategorinya, tidak ada distributor yang bisa menjualnya.
  • Mengharapkan distributor menciptakan permintaan sendirian. Distributor umumnya memenuhi permintaan. Merek yang berhasil biasanya datang membawa akun ritel, program sampel, dan pemasaran.
  • Tidak punya stok di AS. Hanya menawarkan pesanan kontainer dari luar negeri membatasi Anda pada sedikit mitra yang mau mengimpor sendiri.
  • Mengabaikan potongan. Invoice yang dibayar kurang karena kerusakan, promosi, dan chargeback bisa menghapus margin. Sepakati aturannya dalam kontrak.
  • Membiarkan mitra mendaftarkan merek dagang Anda. Daftarkan atas nama Anda sendiri di Kantor Paten dan Merek Dagang AS (USPTO).
  • Menghitung harga dengan tarif lama. Daftar harga yang masih memakai tarif 19% atau tarif Section 122 yang sudah berakhir akan meleset. Gunakan perlakuan tarif yang berlaku per Oktober 2026 untuk kode HTS Anda.

Memilih jalur pertama Anda

Banyak merek lebih berhasil jika membuktikan permintaan dengan beberapa pembeli sebelum menandatangani kontrak dengan distributor. Pesanan dan pesanan ulang dari toko sungguhan adalah argumen terkuat dalam pertemuan dengan distributor mana pun, dan menunjukkan di wilayah dan saluran mana eksklusivitas layak ditawarkan. Panduan kami tentang menguji produk Anda dengan 25 pembeli di AS menjabarkan metodenya, dan cara menjual ke pembeli ritel di AS membahas pendaftaran vendor, EDI, dan chargeback setelah peritel setuju. Merek kecantikan juga dapat membandingkan distributor dan mitra penjualan lokal.

Abanro menjalankan program masuk pasar AS selama tiga bulan untuk merek Makanan & Minuman serta Kecantikan & Perawatan Diri: uji pasar kecil dengan pembeli di California Selatan, didukung layanan penerimaan barang, penyimpanan, dan penerusan barang yang sama. Untuk kategori lain, kami dapat menyimpan stok Anda di AS dan mengirimkannya ke distributor dan peritel yang bekerja sama dengan Anda.

Panduan ini adalah informasi umum, bukan nasihat hukum. Perjanjian distribusi, aturan antimonopoli, dan hukum alkohol berbeda di setiap negara bagian dan berubah dari waktu ke waktu, jadi minta pengacara yang kompeten meninjau perjanjian Anda sebelum menandatangani.

Sumber dan bacaan lanjutan

  1. Factfinder for the Nation: statistik perdagangan grosir (definisi pedagang grosir serta agen dan broker), Biro Sensus AS (U.S. Census Bureau)
  2. Kontrak transaksi eksklusif atau kontrak kebutuhan, Komisi Perdagangan Federal AS (FTC)
  3. Persyaratan yang ditetapkan produsen (pembatasan wilayah, pelanggan, dan harga), Komisi Perdagangan Federal AS (FTC)
  4. 16 CFR 240.9: Syarat yang setara secara proporsional (pedoman FTC tentang tunjangan iklan dan pembayaran promosi), Legal Information Institute (LII), Cornell Law School
  5. 16 CFR 240.11: Pelaksanaan kewajiban penjual oleh pedagang grosir atau pihak ketiga, Legal Information Institute (LII), Cornell Law School
  6. Impor minuman beralkohol dalam botol ke Amerika Serikat, Biro Pajak dan Perdagangan Alkohol dan Tembakau AS (TTB)
  7. Informasi untuk pedagang grosir (izin dasar), Biro Pajak dan Perdagangan Alkohol dan Tembakau AS (TTB)
  8. Distribusi produk (sistem tiga tingkat di North Carolina), Komisi Pengawasan Minuman Beralkohol North Carolina (ABC Commission)
  9. 19 CFR Bagian 134: Penandaan negara asal, Electronic Code of Federal Regulations (eCFR)
  10. Pemberitahuan tindakan Section 301 (91 FR 47318, 28 Juli 2026): tarif 10% atas produk Indonesia sejak 24 Juli 2026, dengan pengecualian dalam lampiran, Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), Federal Register
  11. Indonesia: impor barang AS dari Indonesia senilai $34.6 miliar pada 2025, Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR)
  12. ITPC Los Angeles: promosi produk Indonesia dan informasi pasar AS, Indonesian Trade Promotion Center Los Angeles, Kementerian Perdagangan RI
  13. Pembiayaan, penjaminan, dan asuransi ekspor, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI / Indonesia Eximbank)

Sumber diperiksa pada

Pertanyaan

Apa beda distributor dan pedagang grosir (wholesaler) di AS?

Dalam pemakaian sehari-hari kedua istilah ini tumpang tindih, dan keduanya biasanya membeli produk Anda, menyimpannya, lalu menjualnya kembali. “Distributor” cenderung berarti perusahaan yang membawa sebuah merek di satu wilayah atau saluran dan mungkin menjualnya secara aktif, sedangkan “wholesaler” sering berarti perusahaan yang menjual banyak merek ke peritel dari katalog. Yang menentukan adalah isi kontrak tentang tugas masing-masing pihak, bukan sebutannya.

Apakah merek Indonesia memerlukan importir AS untuk bekerja sama dengan distributor?

Setiap kiriman harus memiliki importir resmi (importer of record). Perannya bisa diambil oleh distributor, importir terpisah, atau perusahaan Anda sendiri sebagai importir nonresiden. Banyak distributor lebih suka membeli barang yang sudah berada di AS, sehingga merek atau importirnya yang mengurus bea cukai dan memegang stok.

Haruskah saya memberi eksklusivitas kepada distributor di AS?

Eksklusivitas bisa wajar jika distributor berkomitmen pada upaya penjualan yang nyata, tetapi harus dibatasi menurut wilayah atau saluran, berjangka waktu tetap, dan bergantung pada kinerja yang disepakati, seperti pembelian minimum. Eksklusivitas nasional tanpa batas untuk mitra yang belum terbukti adalah klausul yang paling sering disesali merek asing.

Bagaimana broker dibayar di AS?

Broker dan perwakilan penjualan biasanya dibayar komisi atas penjualan yang mereka hasilkan, dihitung sebagai persentase dari penjualan yang ditagihkan di wilayah atau akun mereka. Mereka umumnya tidak membeli atau menyimpan produk Anda, jadi Anda tetap memerlukan importir atau distributor untuk memasok pesanan.

Apakah tarif Section 301 atas barang Indonesia memengaruhi harga ke distributor?

Ya, secara langsung. Sejak 24 Juli 2026, produk asal Indonesia dikenai tarif Section 301 sebesar 10% di atas tarif bea masuk biasa (HTS), dengan sejumlah pengecualian, per Oktober 2026. Tarif ini menaikkan landed cost importir, dan setiap tingkat dalam rantai menghitung marginnya di atas biaya itu, jadi periksa kode HTS produk Anda sebelum memberi penawaran harga.

Bisakah saya menjual alkohol langsung ke toko di AS?

Umumnya tidak. Sebagian besar negara bagian mewajibkan alkohol bergerak dari pemasok atau importir ke pedagang grosir berlisensi, lalu ke peritel berlisensi. Produsen asing yang tidak dapat menjalankan kantor di AS biasanya bekerja sama dengan importir AS berlisensi, yang memerlukan izin dasar (basic permit) dari TTB.

Perlu stok di AS sebelum distributor menandatangani kontrak?

Ceritakan apa yang Anda jual, bagaimana kemasannya, dan dengan siapa Anda sedang berbicara di AS. Kami merespons dalam 6 jam.

Dukungan 24/7 Kami merespons dalam 6 jam.