Minta penawaran

Cara kerja customs clearance AS untuk perusahaan asing

Diperbarui

Jika perusahaan Anda di Indonesia menjual kepada pembeli di AS, Amazon, atau pelanggan Anda sendiri di AS, setiap kiriman komersial melewati bea cukai AS. Panduan ini menjelaskan cara kerja customs clearance AS langkah demi langkah, dari importir resmi dan jaminan pabean hingga rilis, pembayaran bea masuk, dan likuidasi, lengkap dengan dokumen yang Anda perlukan di setiap tahap.

Cara kerja customs clearance AS: prosesnya secara ringkas

Customs clearance AS adalah proses yang memungkinkan barang impor keluar dari pelabuhan atau bandara dan masuk ke perdagangan di AS. Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) memeriksa siapa yang mengimpor, barang apa, di mana dibuat, berapa nilainya, dan apakah ada instansi lain yang harus menyetujuinya. Bea masuk ditetapkan berdasarkan informasi itu.

Dalam kebanyakan kasus, entri diajukan secara elektronik oleh agen bea cukai berlisensi (customs broker) atas nama importir resmi. Peran Anda sebagai eksportir atau pemilik merek adalah memastikan fakta dalam pengajuan itu benar: para pihak, uraian produk, nilai, asal barang, dan data untuk instansi lain. Sebagian besar keterlambatan berasal dari fakta yang kurang atau tidak konsisten, bukan dari pengajuannya.

Bagi eksportir Indonesia, ada dua proses kepabeanan yang terpisah. Di Indonesia, Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) disampaikan ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Di AS, entri impor diajukan kepada CBP. Keduanya tidak saling menggantikan, tetapi datanya harus cocok: uraian barang, jumlah karton, berat, dan nilai di PEB, invoice, dan dokumen AS sebaiknya sama. Volumenya besar: menurut USTR, impor barang AS dari Indonesia mencapai $34.6 miliar pada 2025, dan setiap kiriman komersial di dalamnya melewati proses yang dijelaskan di bawah.

Diagram 1 Langkah utama impor ke AS
  1. Sebelum pemesanan Siapkan importir Importir resmi, nomor importir, dan jaminan pabean
  2. 24 jam sebelum pemuatan Ajukan ISF Data keamanan untuk kargo laut
  3. Dalam 15 hari setelah tiba Ajukan entri Data entri dan data instansi, sebaiknya sebelum barang tiba
  4. Saat tiba Peninjauan dan rilis CBP dan instansi mitra meninjau, memeriksa jika perlu, lalu merilis
  5. Dalam 10 hari kerja Entry summary dan bea masuk Klasifikasi, nilai, asal, bea masuk, dan biaya
  6. Umumnya dalam satu tahun Likuidasi CBP memfinalkan entri

Bagian di bawah mengikuti urutan itu. Jika Anda masih menentukan siapa membayar apa menurut syarat penjualan Anda, baca dulu EXW, FOB, DAP, atau DDP: Incoterms untuk ekspor ke Amerika Serikat, karena Incoterms sering menentukan siapa yang bertindak sebagai importir.

Langkah 1: tentukan siapa importir resmi

Importir resmi (importer of record, IOR) adalah pihak yang bertanggung jawab secara hukum atas entri: klasifikasi, nilai, dan asal barang yang benar, pembayaran bea masuk dan biaya, serta kepatuhan pada aturan instansi lain. Setiap entri formal atau informal mencantumkan satu importir resmi. Pihak itu bisa pembeli di AS, penjual asing, atau pihak lain yang memenuhi syarat, tetapi harus ditentukan sebelum barang dikirim.

Importir resmi nonresiden

Perusahaan asing tanpa badan usaha di AS umumnya dapat bertindak sebagai importir resminya sendiri. Menurut 19 CFR 141.18, korporasi nonresiden hanya boleh memasukkan barang untuk dikonsumsi jika:

  • memiliki agen residen (resident agent) di negara bagian tempat pelabuhan masuk berada, yang berwenang menerima dokumen hukum yang ditujukan kepada korporasi tersebut, dan
  • mengajukan jaminan pabean dengan perusahaan penjamin (surety) berbadan hukum di AS untuk menjamin pembayaran bea masuk yang meningkat dan bea tambahan.

Nomor importir dan CBP Form 5106

Importir resmi juga memerlukan nomor importir di sistem CBP. Perusahaan AS biasanya memakai employer identification number dari IRS. Perusahaan asing yang tidak memilikinya dapat meminta nomor dari CBP melalui CBP Form 5106, formulir pembuatan dan pembaruan identitas importir, yang mencatat nama perusahaan, alamat, dan data identitas lainnya. Formulir ini biasanya diajukan melalui agen bea cukai, tetapi importir bertanggung jawab atas kebenaran isinya.

Sejak 18 September 2026, CBP membatalkan nomor importir jika informasi Form 5106 ternyata tidak akurat atau tidak lengkap, dan nomor yang dibatalkan tidak bisa dipakai untuk memasukkan barang. Alamatnya harus lokasi fisik perusahaan yang sebenarnya, bukan alamat agen terdaftar, agen bea cukai, freight forwarder, kotak pos, atau pusat layanan bisnis, dan surat kuasa agen bea cukai harus ditandatangani langsung dengan importir resmi (pemberitahuan CBP, 19 Agustus 2026). Bagi perusahaan Indonesia, artinya Form 5106 memakai alamat kantor atau pabrik Anda yang sebenarnya di Indonesia. Pola impor “undername” yang dikenal di Indonesia, yaitu meminjam identitas importir perusahaan lain, tidak sesuai dengan aturan ini.

Perubahan lain bagi importir asing akan datang. Perintah Eksekutif 14411 tanggal 3 Juni 2026 menginstruksikan CBP untuk melarang importir resmi asing memakai entri informal, menghentikan ketergantungan mereka pada jaminan berkelanjutan (continuous bond) untuk entri formal, dan mewajibkan validasi CTPAT (jika memenuhi syarat) atau agen bea cukai yang tervalidasi CTPAT. Perubahan ini sudah diinstruksikan tetapi belum berlaku per Oktober 2026, jadi periksa aturan terbaru sebelum kiriman pertama Anda.

Jika barang Anda dijual DDP kepada pelanggan di AS, biasanya Anda yang menjadi importir. Jika dijual FOB atau EXW, biasanya pembeli yang menjadi importir. Berjualan di Amazon tanpa perusahaan AS adalah kasus umum ketika penjual asing harus menyiapkan importirnya sendiri; panduan kami tentang berjualan di Amazon AS tanpa perusahaan AS membahas rute tersebut. Abanro dapat bertindak sebagai importir resmi dalam kasus yang memenuhi syarat, yang kami konfirmasi pada tahap penawaran harga.

Langkah 2: siapkan jaminan pabean (customs bond)

Jaminan pabean adalah jaminan dari perusahaan penjamin kepada CBP bahwa importir akan membayar bea masuk, pajak, dan biaya serta memenuhi kewajiban lainnya. Barang dengan entri formal tidak dirilis tanpa jaminan ini. Ada dua jenis:

  • Jaminan satu transaksi (single transaction bond): mencakup satu entri. Nilainya umumnya sebesar nilai barang ditambah bea masuk, pajak, dan biaya, dan lebih besar untuk barang yang diatur instansi lain.
  • Jaminan berkelanjutan (continuous bond): mencakup semua entri selama satu tahun di pelabuhan mana pun. Cocok untuk importir dengan beberapa kiriman setahun.

Bagi importir nonresiden, perusahaan penjaminnya harus korporasi yang berkedudukan di AS. Cara menghitung nilai jaminan, dan biaya tiap pilihan, dibahas dalam panduan kami tentang biaya impor produk ke AS.

Langkah 3: ajukan ISF (10+2) untuk kiriman laut

Untuk kargo yang tiba dengan kapal, Importer Security Filing, dikenal sebagai ISF atau 10+2, harus diterima CBP paling lambat 24 jam sebelum kargo dimuat ke kapal di pelabuhan asal. ISF berlaku untuk kargo noncurah berapa pun ukurannya, termasuk LCL. ISF tidak berlaku untuk kargo udara.

Menurut panduan ISF dari CBP, bagian importir dalam pengajuan ini mencakup:

  • nomor importir resmi dan nomor penerima (consignee)
  • nama dan alamat penjual serta pembeli (pemilik)
  • pihak tujuan pengiriman (ship-to party)
  • nama dan alamat produsen atau pemasok
  • negara asal
  • nomor HTS komoditas (minimal enam digit)
  • lokasi pemuatan kontainer (stuffing) dan konsolidator

Perusahaan pelayaran mengajukan dua elemen lainnya (rencana penempatan muatan di kapal dan pesan status kontainer). ISF yang terlambat, tidak ada, atau tidak akurat bisa berujung pada ganti rugi (liquidated damages) sebesar $5,000 per pelanggaran, pemeriksaan tambahan, dan keterlambatan. Pelajaran praktisnya: kumpulkan data pemasok, lokasi stuffing, dan HTS saat memesan kapal, bukan saat kapal berangkat. Bagi eksportir di Jawa Tengah atau Jawa Timur yang kargonya dikonsolidasikan di Jakarta atau Surabaya, pastikan lokasi stuffing yang dilaporkan adalah tempat kontainer benar-benar dimuat. Untuk perbedaan pemesanan FCL dan LCL, lihat FCL vs LCL untuk pengiriman ke AS.

Langkah 4: kedatangan, entri (CBP 3461), dan entry summary (CBP 7501)

Customs clearance memiliki dua pengajuan yang sering tertukar. Menurut 19 CFR Part 142:

  • Entri (CBP Form 3461 atau padanan elektroniknya): permintaan rilis barang. Wajib diajukan dalam 15 hari kalender setelah barang dibongkar dan biasanya diajukan sebelum barang tiba agar CBP dan instansi lain bisa meninjaunya lebih awal. Entri didukung oleh invoice komersial, packing list bila diperlukan, dan dokumen apa pun yang diwajibkan instansi lain.
  • Entry summary (CBP Form 7501 atau padanan elektroniknya): deklarasi lengkap tentang klasifikasi, nilai, asal, tarif bea masuk, bea masuk, dan biaya. Wajib diajukan, bersama estimasi bea masuk, dalam 10 hari kerja setelah entri. Agen bea cukai sering mengajukannya bersamaan dengan entri.

Jika entri tidak diajukan dalam 15 hari, barang bisa dipindahkan ke gudang general order, tempat biaya penyimpanan terus bertambah. Biaya penyimpanan terminal dan biaya kontainer juga mulai berjalan setelah free time habis, karena itulah entri yang lambat mahal. Panduan kami tentang drayage, demurrage, dan detention di Los Angeles dan Long Beach menjelaskan biaya-biaya tersebut.

Entri informal vs entri formal

Kiriman komersial bernilai $2,500 atau kurang umumnya dapat memakai entri informal. Di atas $2,500, umumnya diperlukan entri formal dengan jaminan pabean. CBP dapat mewajibkan entri formal untuk kiriman apa pun, sebagian barang memerlukannya pada nilai yang lebih rendah, dan persyaratan instansi lain tetap berlaku. Perintah Eksekutif 14411 juga menginstruksikan CBP untuk melarang importir resmi asing memakai entri informal; ini sudah diinstruksikan tetapi belum berlaku per Oktober 2026, jadi periksa aturan terbaru. Entri informal lebih sederhana, tetapi tidak berarti bebas bea.

Sejak 29 Agustus 2025, pembebasan bea de minimis untuk kiriman bernilai $800 atau kurang ditangguhkan untuk semua negara. CBP membuat penangguhan itu berlaku tanpa batas waktu sejak 24 Juni 2026, dan undang-undang mengakhiri pembebasan tersebut pada 1 Juli 2027. Kiriman komersial bernilai rendah, termasuk paket kecil dari penjual online Indonesia, kini melalui entri informal atau formal dan membayar bea masuk yang berlaku.

Langkah 5: klasifikasi, nilai, dan negara asal

Tiga fakta ini menentukan berapa bea masuk yang Anda bayar dan apakah bea tambahan berlaku. Di sinilah CBP paling sering menemukan kesalahan.

Klasifikasi HTS

Setiap produk diklasifikasikan dalam Harmonized Tariff Schedule of the United States (HTS). Enam digit pertama mengikuti Harmonized System internasional yang juga dipakai dalam PEB Anda; AS menambahkan digit hingga sepuluh. Klasifikasi bergantung pada apa produknya, terbuat dari apa, dan bagaimana dipakai, bukan pada nama yang Anda berikan. Uraian yang samar seperti “aksesori” atau “sampel” mengundang pertanyaan. Siapkan uraian yang jelas, komposisi bahan, dan foto atau lembar spesifikasi untuk entri. Untuk produk khas Indonesia seperti kerajinan rotan, batik, atau produk turunan minyak sawit, uraian bahan yang tepat sangat menentukan kode HTS-nya.

Nilai pabean

Bea masuk dihitung dari nilai pabean, yang dalam kebanyakan kasus adalah nilai transaksi: harga yang benar-benar dibayar atau harus dibayar untuk barang, dengan tambahan tertentu seperti sebagian biaya pengemasan, komisi, dan assist (cetakan, alat, atau bahan yang Anda berikan gratis kepada produsen). Perlakuan ongkos angkut, asuransi, dan biaya lain bergantung pada cara biaya itu dicantumkan, karena itulah invoice harus merincinya. Menurunkan nilai barang untuk mengurangi bea masuk adalah pelanggaran, bukan penghematan.

Negara asal dan penandaan

Negara asal adalah tempat barang dibuat atau terakhir mengalami perubahan substansial (substantial transformation), yang tidak selalu sama dengan negara tempat barang dikirim. Negara asal menentukan tarif bea masuk, kelayakan perjanjian dagang, dan bea tambahan yang berlaku. Menurut 19 CFR Part 134, barang impor umumnya harus ditandai dengan jelas, mudah terlihat, dan permanen dengan nama negara asal dalam bahasa Inggris, agar pembeli akhir di AS dapat melihatnya. Barang yang tidak ditandai dengan benar dapat ditahan sampai ditandai, dan barang tanpa tanda dapat dikenai bea penandaan tambahan sebesar 10 persen.

Untuk barang Indonesia, penandaannya biasanya “Made in Indonesia” pada produk atau kemasannya. Jika produk Anda memakai bahan impor, misalnya kain atau komponen elektronik dari negara lain, asal barang untuk AS ditentukan oleh di mana perubahan substansial terjadi, bukan oleh pelabuhan muat. Surat Keterangan Asal (SKA) yang diterbitkan melalui e-SKA Kementerian Perdagangan berguna sebagai bukti, tetapi tidak memberi tarif preferensi di AS: Indonesia tidak memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan AS, dan GSP berakhir pada 1 Januari 2021 serta belum diperpanjang per Oktober 2026.

Langkah 6: instansi pemerintah mitra (FDA, USDA, CPSC, FCC, EPA)

CBP menegakkan aturan banyak instansi lain di perbatasan. Jika produk diatur oleh salah satunya, entri harus memuat data instansi itu, dan instansi tersebut dapat menahan barang sampai persyaratannya terpenuhi. Yang paling umum bagi merek konsumen dan makanan:

Instansi pemerintah mitra yang sering meninjau impor ke AS
InstansiProduk umum (contoh dari Indonesia)Yang dapat diwajibkan
FDAMakanan dan minuman (kopi, kakao, rempah, makanan laut, camilan), suplemen, kosmetik termasuk kosmetik halal, obat, alat kesehatanRegistrasi fasilitas, Prior Notice untuk makanan, kode produk dalam entri; FDA dapat memeriksa, mengambil sampel, menahan, atau menolak barang
USDA (APHIS, FSIS)Tanaman, benih, buah dan sayuran, produk hewani, daging dan unggas; deklarasi tanaman (Lacey Act) untuk produk kayu tertentuIzin, sertifikat fitosanitari atau veteriner, pemeriksaan
CPSCProduk anak dan banyak produk konsumen umum, termasuk furniturSertifikat kesesuaian berdasarkan pengujian
FCCPerangkat yang memancarkan energi frekuensi radio, seperti produk nirkabel dan elektronikOtorisasi perangkat dan deklarasi impor
EPAPestisida dan disinfektan, bahan kimia tertentu, mesin dan kendaraanPemberitahuan kedatangan, sertifikasi, kepatuhan emisi

Instansi lain mengatur alkohol, tembakau, satwa liar, senjata api, dan keselamatan kendaraan bermotor. Periksa instansi mana yang berlaku sebelum produk Anda dikirim, karena waktu untuk mendaftarkan fasilitas atau mendapatkan sertifikat adalah sebelum barang berangkat, bukan saat kontainer menunggu di pelabuhan. Untuk eksportir furnitur dan produk kayu, persyaratan CPSC dan deklarasi Lacey Act dari USDA APHIS perlu diperiksa terpisah dari dokumen SVLK yang Anda pakai untuk ekspor dari Indonesia. Untuk makanan, urutan lengkap FDA ada di cara mengimpor makanan ke AS.

Langkah 7: pemeriksaan, penahanan, dan rilis

CBP meninjau entri berdasarkan penargetan risikonya. Sebagian besar kiriman dirilis tanpa pemeriksaan fisik, tetapi kiriman apa pun bisa dipilih. Hasil yang umum:

  • Rilis: CBP dan instansi mitra mana pun meloloskan barang, dan perusahaan pelayaran atau terminal dapat mengantarkannya setelah ongkos angkut dibayar.
  • Pemeriksaan non-intrusif: kontainer dipindai, biasanya dengan pencitraan sinar-X atau sinar gamma, dan dirilis jika tidak ditemukan apa pun.
  • Pemeriksaan fisik: kontainer dipindahkan ke tempat pemeriksaan dan sebagian atau semua karton dibuka. CBP memeriksa apakah barang, jumlah, nilai, asal, dan penandaan sesuai dengan dokumen.
  • Penahanan oleh instansi: FDA, USDA, atau instansi lain meminta dokumen, memeriksa, atau mengambil sampel barang. FDA dapat menahan dan pada akhirnya menolak masuknya barang.

Biaya pemeriksaan, seperti pemindahan kontainer, tenaga kerja di tempat pemeriksaan, dan penyimpanan tambahan, umumnya ditagihkan kepada importir, bersama demurrage yang menumpuk selama itu. Perlindungan terbaik adalah dokumen yang akurat dan penandaan yang benar. Jika kiriman sudah ditahan atau ditolak, Pemulihan Kiriman membantu menentukan langkah berikutnya.

Setelah dirilis, barang bergerak dari terminal ke tujuan berikutnya, sering kali gudang di AS untuk penerimaan barang dan pemeriksaan sebelum diteruskan ke Amazon, peritel, atau pelanggan. Abanro menangani pengurusan bea cukai AS sebagai bagian dari kiriman Anda, bersama penjemputan dan pengiriman internasional serta pengantaran ke fasilitas kami di Orange County, sehingga satu tim mengikuti barang sejak rilis hingga penerimaan.

Langkah 8: pembayaran bea masuk, likuidasi, dan bea tambahan yang berlaku

Estimasi bea masuk dan biaya disetorkan bersama entry summary. Selain bea masuk, sebagian besar entri formal membayar merchandise processing fee, dan kiriman laut juga membayar harbor maintenance fee. Keduanya dijelaskan, dengan angka untuk tahun fiskal 2027, dalam biaya impor produk ke AS.

Likuidasi

Likuidasi adalah perhitungan akhir CBP atas bea masuk yang terutang untuk sebuah entri. Menurut 19 U.S.C. 1504, entri yang tidak dilikuidasi dalam satu tahun sejak entri dianggap dilikuidasi sesuai yang dideklarasikan, kecuali CBP memperpanjang jangka waktunya (hingga total empat tahun). Saat likuidasi, CBP dapat mengonfirmasi setoran, meminta tambahan bea masuk, atau mengembalikan selisihnya. Importir yang tidak setuju dapat mengajukan protes dalam 180 hari setelah likuidasi. Sampai likuidasi, simpan catatan dan perkirakan bahwa CBP masih bisa mengajukan pertanyaan tentang entri tersebut.

Bea tambahan per Oktober 2026

Di atas tarif reguler HTS, sebagian barang membayar bea tambahan. Per Oktober 2026:

  • Tarif luas yang dikenakan berdasarkan International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) pada 2025 tidak lagi dipungut setelah Mahkamah Agung AS memutuskan pada 20 Februari 2026 bahwa IEEPA tidak memberi wewenang untuk mengenakan tarif. Pengembalian bea IEEPA yang sudah dibayar sedang diproses melalui CBP. Ini juga mengakhiri tarif 19% yang disepakati untuk Indonesia.
  • Surcharge sementara 10 persen berdasarkan Section 122 Trade Act of 1974 berlaku dari 24 Februari hingga 24 Juli 2026.
  • Sejak 24 Juli 2026, bea Section 301 yang baru berlaku untuk sebagian besar barang dari sekitar 60 ekonomi, sebesar 10 atau 12.5 persen tergantung negaranya, sebagian dihitung termasuk tarif reguler, dan dengan pengecualian produk (pemberitahuan USTR, 28 Juli 2026). Untuk barang asal Indonesia, tarifnya 10% dan ditambahkan di atas tarif reguler HTS. Pengecualian tercantum dalam lampiran pemberitahuan, termasuk satu bagian khusus Indonesia, dan barang yang dikenai bea Section 232 tidak termasuk tindakan ini. USTR juga menyatakan akan menyiapkan kuota tarif untuk tekstil dan pakaian jadi Indonesia jika memungkinkan; periksa statusnya sebelum menghitung harga pakaian.
  • Bea Section 301 tahun 2018 atas banyak barang Tiongkok tetap berlaku, begitu pula bea Section 232 untuk kelompok produk seperti baja, aluminium, tembaga, mobil dan suku cadangnya, serta kayu dan kayu gergajian.

Sebagian produk Indonesia juga dikenai bea antidumping atau bea imbalan (AD/CVD) berdasarkan perintah khusus, jadi periksa hal ini sebelum mengutip harga. Semua tindakan ini sering berubah dan bisa berlaku berbeda menurut produk dan asal barang. Periksa HTS dan panduan CBP terbaru untuk kode HTS dan negara asal Anda sebelum menghitung harga kiriman.

Daftar periksa dokumen untuk customs clearance AS

Siapkan dokumen ini sebelum barang dikirim, dan pastikan isinya saling cocok:

  • Invoice komersial dalam bahasa Inggris (atau dengan terjemahan bahasa Inggris yang akurat), sesuai 19 CFR 141.86: pelabuhan masuk; kapan, di mana, dan oleh siapa barang dijual atau dikirim, dan kepada siapa; uraian rinci setiap barang dengan mutu atau kualitas serta merek dan nomor; jumlah; harga beli per barang dan mata uangnya; rincian biaya seperti ongkos angkut, asuransi, komisi, kontainer, dan pengemasan; potongan harga; negara asal; dan assist yang tidak termasuk dalam harga.
  • Packing list: per karton, dengan isi, jumlah, berat bersih dan kotor, serta dimensi, sesuai dengan invoice dan tanda pada karton.
  • Bill of lading atau air waybill: diterbitkan oleh perusahaan pengangkut atau freight forwarder, mencantumkan pengirim, penerima, dan notify party, dengan jumlah karton dan berat yang sama seperti packing list.
  • Data importir: importir resmi, nomor importir, jaminan pabean, dan untuk importir nonresiden, agen residennya.
  • Data ISF untuk kiriman laut, dikirim saat pemesanan.
  • Dokumen instansi bila berlaku: registrasi FDA dan konfirmasi Prior Notice, izin dan sertifikat, sertifikat kesesuaian, laporan uji.
  • Detail produk untuk klasifikasi: komposisi bahan, fungsi, foto atau lembar spesifikasi, dan kode HTS jika sudah Anda ketahui.
  • Bukti asal: sertifikat atau pernyataan pemasok jika Anda mengklaim preferensi perjanjian dagang atau perlu membuktikan asal barang. Bagi eksportir Indonesia, SKA dan data bahan baku berguna di sini.
  • Salinan PEB: simpan dokumen ekspor yang diajukan ke DJBC. Perintah Eksekutif 14411 menginstruksikan CBP untuk meminta dokumen yang diajukan eksportir asing kepada otoritas kepabeanan negaranya sebelum ekspor; aturan pelaksananya masih dalam tahap pemberitahuan awal per Oktober 2026.

Jika semua ini siap, proses clearance-nya sendiri menjadi rutin. Untuk melihat apa saja yang termasuk saat Abanro menanganinya untuk kiriman Anda, kunjungi halaman pengurusan bea cukai AS kami. Jika kiriman pertama Anda hanya beberapa karton, cara mengirim kiriman kecil ke AS menjelaskan bagaimana kurir, kargo udara, dan LCL mengubah prosesnya.

Kirimkan invoice, packing list, dan tujuan Anda, dan kami akan merencanakan kiriman dengan pengurusan bea cukai AS sudah termasuk.

Minta penawaran dengan customs clearance

Panduan ini adalah informasi umum, bukan nasihat hukum atau kepabeanan. Aturan entri, tarif bea masuk, dan persyaratan instansi berubah, jadi pastikan untuk produk dan kiriman Anda sebelum mengirim.

Sumber dan bacaan lanjutan

  1. 19 CFR 141.18: entri oleh korporasi nonresiden, Peraturan federal AS (Legal Information Institute, Fakultas Hukum Cornell)
  2. Akurasi data importir resmi yang disampaikan ke CBP (91 FR 53627, 19 Agustus 2026), Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP), Federal Register
  3. Perintah Eksekutif 14411, Strengthening Customs Enforcement (91 FR 35125, 10 Juni 2026), Federal Register AS
  4. Tanya jawab Importer Security Filing (ISF), Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP)
  5. 19 CFR Part 142: proses entri, eCFR (peraturan federal AS)
  6. Harmonized Tariff Schedule of the United States (pencarian HTS), Komisi Perdagangan Internasional AS (USITC)
  7. 19 CFR 141.86: isi invoice dan persyaratan umum, eCFR (peraturan federal AS)
  8. 19 CFR Part 134: penandaan negara asal, eCFR (peraturan federal AS)
  9. 19 U.S.C. 1504: batas waktu likuidasi, Undang-undang federal AS (Legal Information Institute)
  10. Pemberitahuan tindakan Section 301 terhadap berbagai ekonomi, termasuk tarif 10% untuk produk Indonesia (91 FR 47318, 28 Juli 2026), Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), Federal Register
  11. Indonesia: data perdagangan barang dan jasa dengan AS, Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR)
  12. Tata laksana ekspor (FAQ dan layanan CEISA), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)
  13. e-SKA: penerbitan Surat Keterangan Asal secara elektronik, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

Sumber diperiksa pada

Pertanyaan

Berapa lama proses customs clearance di AS?

Jika entri diajukan sebelum barang tiba dan tidak ada yang ditandai, barang bisa dirilis tidak lama setelah tiba. Pemeriksaan atau penahanan oleh instansi lain, seperti FDA, bisa menambah beberapa hari atau lebih. Tidak ada yang bisa menjanjikan waktu clearance, karena CBP dan instansi mitra yang menentukan kiriman mana yang diperiksa.

Bisakah perusahaan Indonesia menjadi importir resmi tanpa badan usaha di AS?

Umumnya bisa. Korporasi nonresiden dapat mengajukan entri jika memiliki agen residen yang berwenang menerima dokumen hukum di negara bagian pelabuhan masuk dan mengajukan jaminan pabean dengan perusahaan penjamin berbadan hukum di AS. Perusahaan itu juga memerlukan nomor importir, yang dapat diberikan CBP kepada perusahaan asing melalui CBP Form 5106. Perintah Eksekutif 14411 bulan Juni 2026 menginstruksikan pembatasan lebih lanjut bagi importir asing, jadi periksa aturan terbaru sebelum mengirim.

Apa yang terjadi jika batas waktu entri 15 hari terlewat?

Entri wajib diajukan dalam 15 hari kalender setelah barang dibongkar. Jika tidak diajukan tepat waktu, barang bisa dipindahkan ke gudang general order, tempat biaya penyimpanan terus bertambah, dan barang pada akhirnya bisa dijual jika tidak diambil.

Apakah kode HS di PEB saya sama dengan kode HTS AS?

Hanya enam digit pertama yang diharmonisasikan secara internasional. HTS AS memakai sepuluh digit untuk pelaporan statistik, dan tarif bea masuk ditetapkan pada tingkat delapan digit, jadi kode di dokumen ekspor Anda adalah titik awal, bukan klasifikasi akhir di AS.

Bisakah saya memperbaiki kesalahan pada entri setelah diajukan?

Kesalahan biasanya bisa diperbaiki sebelum entri dilikuidasi, dan setelah likuidasi importir dapat mengajukan protes dalam 180 hari. Memperbaiki kesalahan sejak awal jauh lebih mudah daripada memperdebatkannya kemudian, karena itulah invoice dan klasifikasi harus benar sebelum barang dikirim.

Apakah kiriman bernilai rendah tetap melalui bea cukai?

Ya. Pembebasan bea de minimis untuk kiriman bernilai $800 atau kurang ditangguhkan untuk semua negara, dan undang-undang mengakhirinya pada 1 Juli 2027. Kiriman komersial bernilai rendah melalui entri informal atau formal dan membayar bea masuk yang berlaku.

Apakah barang Indonesia masih dikenai tarif 19%?

Tidak. Tarif 19% dari kesepakatan dagang AS dan Indonesia bertumpu pada tarif IEEPA, yang dinyatakan tidak sah oleh Mahkamah Agung AS pada 20 Februari 2026. Per Oktober 2026, sebagian besar barang asal Indonesia membayar tarif reguler HTS ditambah bea Section 301 sebesar 10% sejak 24 Juli 2026, dengan pengecualian tertentu.

Mengirim barang komersial ke AS?

Ceritakan apa yang Anda kirim, dari mana, dan bagaimana barang dikemas. Kami menangani pengurusan bea cukai AS sebagai bagian dari kiriman Door to Door Anda. Kami merespons dalam 6 jam.

Dukungan 24/7 Kami merespons dalam 6 jam.