Pengiriman barang ke AS dari Indonesia: rute, dokumen, dan bea masuk
Diperbarui
Panduan ini untuk produsen, merek, dan eksportir Indonesia yang mengirim barang komersial ke pembeli di Amerika Serikat, ke Amazon, atau ke pelanggan mereka sendiri di AS. Isinya mencakup rute dari pelabuhan dan bandara Indonesia, formalitas ekspor di sisi Indonesia, cara kerja bea masuk AS untuk produk Indonesia per Oktober 2026, dan dokumen yang perlu disiapkan.
Gambaran singkat pengiriman dari Indonesia ke AS
Setiap kali Anda mengirim barang ke Amerika dari Indonesia, barang itu melewati dua sistem kepabeanan. Di sisi Indonesia, barang memerlukan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) sebelum dimuat. Di sisi AS, importir resmi (importer of record) harus melakukan entry, membayar bea masuk, dan memenuhi aturan instansi terkait. Di antara keduanya ada pilihan transportasi: laut atau udara, kontainer penuh (FCL) atau muatan gabungan (LCL), rute langsung atau lewat pelabuhan transit.
Keputusan yang paling memengaruhi biaya dan waktu dibuat sejak awal: pelabuhan AS tujuan, siapa importir resminya, bagaimana barang diklasifikasikan, dan bea apa yang berlaku untuk produk asal Indonesia pada 2026. Bagian-bagian di bawah ini membahasnya sesuai urutan yang dilalui sebuah kiriman.
- Anda Persiapan Kode HS, asal barang, invoice, dan packing list
- Anda atau forwarder Ekspor dari Indonesia PEB ke DJBC, SKA dan V-Legal bila perlu
- Pengangkut dan importir Laut atau udara ISF sebelum muat untuk kiriman laut
- Importir resmi Entry di AS Entry diajukan, bea dibayar, pemeriksaan instansi
- Mitra di AS Pengantaran Penerimaan, persiapan, dan pengiriman lanjut
Pelabuhan, bandara, dan rute dari Indonesia
Pengiriman laut
Sebagian besar kontainer ekspor tujuan AS berangkat dari Tanjung Priok di Jakarta atau Tanjung Perak di Surabaya, dua pelabuhan utama yang dikelola Pelindo. Pelabuhan lain seperti Tanjung Emas (Semarang) atau Belawan (Medan) juga melayani ekspor, biasanya dengan kapal pengumpan (feeder) ke pelabuhan yang lebih besar. Forwarder Anda akan memilih pelabuhan berdasarkan jadwal kapal, jaringan perusahaan pelayaran, dan jarak dari pabrik atau gudang Anda. Muatan LCL biasanya dikonsolidasikan di gudang konsolidasi dekat pelabuhan.
Banyak kiriman dari Indonesia ke AS berganti kapal (transshipment) di pelabuhan hub regional, misalnya Singapura atau Port Klang, sebelum menyeberangi Pasifik. Layanan langsung juga pernah ada: pada Mei 2018, kapal CMA CGM berangkat langsung dari terminal JICT di Tanjung Priok ke Los Angeles membawa alas kaki, garmen, dan elektronik, dan Pelindo saat itu memperkirakan penghematan sekitar $300 per kontainer (menurut Sekretariat Kabinet). Apakah layanan langsung tersedia saat ini bergantung pada jadwal pelayaran yang sering berubah, jadi mintalah pilihan rute dan waktu transit terkini, jangan mengandalkan angka umum.
| Rute | Cara kerjanya | Pertimbangkan bila |
|---|---|---|
| Laut langsung ke Pantai Barat | Kapal dari Tanjung Priok atau Tanjung Perak langsung menyeberangi Pasifik ke Los Angeles atau Long Beach, bila ada layanannya | Ada jadwal yang cocok dan stok Anda untuk pelanggan atau gudang di AS bagian barat |
| Laut dengan transshipment | Kapal pengumpan ke pelabuhan hub regional, lalu kapal induk ke pelabuhan AS | Tarif atau jadwalnya lebih baik; perhitungkan satu kali bongkar muat tambahan |
| Pantai Barat lalu darat | Tiba di Los Angeles atau Long Beach, lalu kereta atau truk ke AS bagian tengah dan timur | Pembeli Anda di timur, tetapi Anda ingin rute laut yang lebih pendek |
| Laut langsung ke Pantai Timur | Rute laut yang jauh lebih panjang, melalui Terusan Panama atau Terusan Suez | Seluruh stok untuk AS bagian timur dan waktu tidak terlalu mendesak |
| Kargo udara | Dari Soekarno-Hatta (Jakarta) atau Juanda (Surabaya), bandara ke bandara, lalu pengantaran | Stok peluncuran, pengisian ulang mendesak, atau nilai per kilo yang tinggi |
Kargo udara dan kurir ekspres
Soekarno-Hatta di Jakarta dan Juanda di Surabaya adalah bandara internasional utama untuk kargo udara dari Indonesia. Kargo udara dihitung berdasarkan berat yang dikenakan biaya (chargeable weight), sehingga cocok untuk barang ringkas bernilai tinggi. Untuk sampel dan beberapa karton ringan, kurir ekspres sering lebih praktis karena penjemputan, penerbangan, dan pengurusan kepabeanan ada dalam satu jaringan. Jika Anda menimbang kurir, udara, atau LCL untuk kiriman pertama, baca cara mengirim 100 produk pertama Anda ke AS tanpa kontainer; untuk muatan yang lebih besar, FCL vs. LCL menjelaskan kapan kontainer penuh mulai menguntungkan.
Mengapa pengiriman ke Los Angeles atau Long Beach masuk akal
Dari Indonesia, rute ke AS menyeberangi Samudra Pasifik, sehingga Pelabuhan Los Angeles dan Long Beach di California Selatan menjadi pintu masuk alami bagi banyak eksportir. Pantai Barat sangat cocok bila:
- Pelanggan Anda ada di negara bagian barat. Jika pembeli, mitra ritel, atau pelanggan online Anda kebanyakan berada di California dan wilayah barat, barang tiba dekat dengan mereka tanpa perjalanan darat lintas negara.
- Amazon menempatkan stok Anda di barat. Amazon menentukan pusat fulfillment mana yang menerima unit Anda, dan opsi penempatan yang Anda pilih memengaruhi biaya. Panduan kami tentang biaya inbound placement dan batas kapasitas menjelaskan cara kerjanya.
- Anda ingin satu titik stok di AS untuk beberapa kanal. Gudang di dekat pelabuhan dapat menerima satu kiriman, lalu mengirim sebagian ke Amazon, sebagian ke peritel, dan sebagian untuk pesanan e-commerce.
Jika pembeli Anda ada di AS bagian timur, bandingkan total biaya Door to Door untuk dua rute: laut ke Pantai Barat ditambah transportasi darat, dan laut langsung ke Pantai Timur. Setelah kontainer tiba, biaya terminal dan kontainer juga mulai berpengaruh; panduan kami tentang drayage, demurrage, dan detention di Los Angeles dan Long Beach membahasnya.
Gudang Abanro berada di Orange County, California, dekat Pelabuhan Los Angeles dan Long Beach. Jika Pantai Barat cocok untuk pelanggan Anda, kami dapat menjemput barang dari gudang Anda di Indonesia, mengirimkannya, menangani pengurusan bea cukai AS, dan menerimanya di sini, sehingga seluruh rute ada di tangan satu mitra.
Formalitas ekspor di Indonesia: NIB, PEB, dan SKA
Ekspor barang dari Indonesia diawasi oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di bawah Kementerian Keuangan. DJBC menyediakan penjelasan tata laksana ekspor, dan dasar hukumnya adalah PMK 155/PMK.04/2022 tentang Ketentuan Kepabeanan di Bidang Ekspor. Untuk kiriman komersial ke AS, biasanya Anda memerlukan:
- Nomor Induk Berusaha (NIB). NIB diterbitkan melalui sistem OSS dan dapat berfungsi sebagai akses kepabeanan untuk kegiatan ekspor. Siapkan juga dokumen dasar perusahaan seperti akta pendirian dan NPWP.
- Kode HS. Klasifikasikan barang dengan kode HS Indonesia. Hanya enam digit pertama yang sama secara internasional, sehingga kode Indonesia dan kode HTS AS memiliki dasar yang sama tetapi bisa berbeda setelahnya.
- Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). PEB diajukan secara elektronik ke DJBC sebelum barang dimuat; layanan DJBC saat ini berjalan melalui sistem CEISA. Anda bisa mengajukannya sendiri, tetapi banyak eksportir menyerahkannya kepada forwarder atau perusahaan jasa kepabeanan. Pastikan nomor dan tanggal PEB ikut tercatat bersama dokumen kiriman.
- Surat Keterangan Asal (SKA). SKA diterbitkan secara elektronik melalui sistem e-SKA Kementerian Perdagangan oleh Instansi Penerbit SKA (IPSKA); eksportir mendaftar dengan NIB. Karena AS tidak memberikan tarif preferensi untuk produk Indonesia, SKA tidak menurunkan bea masuk, tetapi pembeli atau bank kadang memintanya sebagai bukti asal.
- Ketentuan ekspor khusus. Kebijakan ekspor umum diatur dalam Permendag No. 23 Tahun 2023. Produk kayu, termasuk furnitur, memerlukan Dokumen V-Legal yang didasarkan pada sertifikasi SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu). Periksa apakah produk Anda terkena larangan, pembatasan, atau ketentuan ekspor lain sebelum memesan kapal.
- Pajak. Ekspor barang umumnya dikenai PPN 0%; konfirmasikan perlakuannya dengan konsultan pajak Anda dan simpan invoice serta dokumen kepabeanan setiap kiriman.
Jika Anda menjual dengan syarat di mana pembeli AS mengatur pengangkutan, sepakati secara tertulis siapa yang mengajukan PEB dan mengurus muatan di Indonesia. Pada beberapa syarat, forwarder pembeli yang mengerjakannya; pada syarat lain tetap menjadi tugas Anda. Panduan kami tentang Incoterms untuk pengiriman ke AS menjelaskan bagaimana EXW, FCA, FOB, DAP, dan DDP membagi tugas tersebut.
Kapan barang dianggap asal Indonesia
Bea masuk AS mengikuti negara asal barang, bukan negara tempat barang dikirim. Barang yang dibuat di Indonesia dari bahan Indonesia adalah asal Indonesia. Barang yang dibuat di Indonesia dari komponen atau bahan impor biasanya dianggap asal Indonesia bila proses di Indonesia mengubahnya menjadi barang baru yang berbeda; inilah uji transformasi substansial yang diterapkan Bea Cukai AS bila tidak ada aturan asal dari perjanjian dagang. Proses sederhana seperti pengemasan ulang, pelabelan ulang, perakitan kit, atau perakitan ringan umumnya tidak mengubah asal.
Hal ini penting pada 2026 karena bea tambahan AS kini berbeda menurut negara asal. Barang buatan Tiongkok yang hanya transit atau dikemas ulang di Indonesia tetap berasal dari Tiongkok dan dikenai bea untuk Tiongkok, termasuk bea Section 301 tahun 2018 yang masih berlaku. Sejak 24 Juli 2026, barang asal Tiongkok juga dikenai bea Section 301 tambahan sebesar 12.5% (HTSUS 9903.05.31), yang menurut U.S. note 52(a) berlaku di samping bea Section 301 tahun 2018, kecuali ada pengecualian (per Oktober 2026). Menyatakannya sebagai asal Indonesia adalah deklarasi yang salah, apa pun rutenya. Untuk garmen dan tekstil yang memakai kapas atau kain impor, pastikan juga Anda dapat menelusuri asal bahan bakunya, karena AS membatasi impor barang yang terkait kerja paksa.
Dua konsekuensi praktisnya. Pertama, invoice komersial harus mencantumkan negara asal setiap produk. Kedua, setiap barang, atau kemasannya bila diperbolehkan, umumnya harus ditandai dengan nama negara asal dalam bahasa Inggris (misalnya "Made in Indonesia") di tempat yang terlihat oleh pembeli akhir di AS.
Bea masuk AS untuk produk Indonesia per Oktober 2026
Bea masuk AS untuk produk Indonesia tersusun dari beberapa lapisan. Periksa setiap lapisan untuk kode HTS Anda sebelum menetapkan harga di AS.
- Tarif bea reguler. Setiap produk memiliki tarif dalam Harmonized Tariff Schedule of the United States (HTSUS). Tidak ada perjanjian perdagangan bebas antara AS dan Indonesia, dan program GSP, yang dulu menguntungkan banyak produk Indonesia, berakhir pada 1 Januari 2021 dan belum diperpanjang per Oktober 2026. Jadi sebagian besar produk Indonesia membayar tarif umum untuk klasifikasinya. Sebagian tarif nol, sebagian lainnya berupa persentase dari nilai pabean atau jumlah per unit.
- Bea Section 301 untuk produk Indonesia. Sejak pukul 00.01 waktu timur AS pada 24 Juli 2026, produk Indonesia dikenai bea tambahan 10% berdasarkan Section 301 (pemberitahuan USTR, 28 Juli 2026). Untuk Indonesia, bea ini ditambahkan di atas tarif reguler, bukan sudah termasuk di dalamnya. Produk dalam lampiran pemberitahuan dikecualikan, termasuk satu bagian khusus untuk Indonesia; periksa kode HTS Anda terhadap lampiran itu dan jangan berasumsi suatu komoditas pasti dikecualikan. Lembar fakta USTR juga menyebutkan bahwa barang dan bagian barang yang dikenai tarif Section 232 tidak tercakup. Untuk tekstil dan pakaian jadi, USTR berencana membentuk kuota tarif (tariff-rate quota) bagi Indonesia yang terkait dengan penggunaan kapas dan tekstil AS; sampai ketentuan itu diterbitkan, bea 10% berlaku penuh untuk tekstil dan pakaian yang tercakup.
- Tarif sektoral Section 232. Baja, aluminium, tembaga, mobil dan suku cadangnya, truk, kayu gergajian, furnitur kayu berpelapis (upholstered) tertentu, kabinet dapur dan wastafel kayu, semikonduktor, farmasi, dan beberapa kategori lain memiliki tindakan Section 232 sendiri. Ini relevan bagi produsen furnitur Indonesia: periksa apakah produk Anda termasuk kategori Section 232 sebelum menghitung bea, karena aturannya sudah beberapa kali direvisi.
Beberapa produk Indonesia juga dikenai bea antidumping atau bea imbalan (countervailing duty). Periksa hal ini untuk produk Anda sebelum memberi penawaran harga.
Per Oktober 2026: Indonesia dan AS menandatangani Agreement on Reciprocal Trade pada 19 Februari 2026, dengan tarif resiprokal 19% yang berdasar pada IEEPA. Sehari kemudian, 20 Februari 2026, Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa IEEPA tidak memberi wewenang untuk mengenakan tarif; tarif IEEPA dihentikan dan pengembaliannya diproses melalui CBP. Surcharge sementara Section 122 sebesar 10% berlaku dari 24 Februari hingga 24 Juli 2026. Sejak 24 Juli 2026, bea Section 301 sebesar 10% berlaku untuk produk Indonesia kecuali yang dikecualikan, dan bea Section 232 berlaku untuk produk tertentu. Tarif dan pengecualian dapat berubah sewaktu-waktu, jadi periksa HTS dan pemberitahuan terbaru sebelum setiap kiriman.
Selain bea masuk, sebagian besar formal entry membayar merchandise processing fee, dan kargo laut membayar harbor maintenance fee. Nilai kecil juga tidak berarti bebas bea: pembebasan de minimis AS telah ditangguhkan untuk semua negara sejak 29 Agustus 2025. Panduan kami tentang biaya impor produk ke AS menjelaskan setiap biaya dan cara menghitung landed cost.
Contoh hipotetis. Sebuah merek dekorasi rumah dari Bali mengirim satu palet keranjang rotan dan keramik dengan nilai pabean $20,000. Untuk ilustrasi saja, anggap tarif HTS regulernya 5% dan produknya tidak dikecualikan dari bea Section 301.
Bea reguler: $20,000 × 5% = $1,000. Bea Section 301: $20,000 × 10% = $2,000. Total bea: $3,000, belum termasuk merchandise processing fee, harbor maintenance fee, ongkos kirim, dan biaya pengurusan kepabeanan. Tarif sebenarnya bergantung pada klasifikasi, karena itu merek ini mengonfirmasinya sebelum memberi harga di AS.
Langkah impor di AS setelah barang meninggalkan Indonesia
Di sisi AS, setiap kiriman komersial memerlukan importir resmi (importer of record): pihak yang bertanggung jawab atas entry, klasifikasi, nilai yang dideklarasikan, dan bea masuk. Perusahaan Indonesia dapat bertindak sebagai importir resminya sendiri, dan entry biasanya diajukan oleh agen bea cukai berlisensi (customs broker) atas namanya. Pilihan lainnya, pembeli Anda di AS yang menjadi importir resmi.
- Sebelum muat (khusus kiriman laut): Importer Security Filing (ISF, sering disebut "10+2") harus diajukan paling lambat 24 jam sebelum kargo dimuat ke kapal tujuan AS.
- Identitas importir: importir asing tanpa nomor pajak AS diidentifikasi ke CBP melalui CBP Form 5106, yang harus mencantumkan lokasi fisik usaha yang sebenarnya, bukan alamat agen bea cukai, freight forwarder, agen terdaftar, atau kotak pos. Sejak 18 September 2026, CBP membatalkan nomor importir yang data Form 5106-nya tidak akurat atau tidak lengkap. Praktik "impor undername", yaitu memakai identitas impor perusahaan lain, tidak cocok dengan aturan ini.
- Bond dan entry: kiriman komersial bernilai lebih dari $2,500 umumnya memerlukan formal entry dan customs bond. Entry wajib diajukan dalam 15 hari kalender setelah barang tiba dan biasanya diajukan sebelum barang tiba.
- Rilis dan pembayaran: CBP dan instansi seperti FDA meninjau entry, dapat memeriksa barang, lalu merilisnya. Perkiraan bea masuk dan biaya dibayarkan bersama entry summary.
Aturan untuk importir resmi asing juga makin ketat. Executive Order 14411 (3 Juni 2026) memerintahkan pembatasan bagi importir resmi asing, misalnya untuk informal entry dan continuous bond; per Oktober 2026 pembatasan itu sudah diperintahkan tetapi belum berlaku, jadi periksa aturan terkini sebelum mengirim. Jika perusahaan Anda tidak memiliki badan usaha di AS, panduan kami tentang cara mengimpor dan berjualan di Amazon AS tanpa perusahaan AS membahas importir resmi nonresiden. Panduan cara kerja customs clearance AS menjelaskan setiap langkah secara rinci. Abanro menangani pengurusan bea cukai AS sebagai bagian dari kiriman Anda, dan dalam kasus yang memenuhi syarat Abanro dapat bertindak sebagai importir resmi; lihat pengurusan bea cukai untuk cakupannya.
Makanan, kosmetik, dan barang lain yang diatur
Sebagian produk Indonesia memerlukan lebih dari sekadar customs entry. Rencanakan langkah-langkah ini sebelum barang berangkat, karena registrasi yang kurang biasanya berarti barang ditahan di perbatasan AS, bukan keterlambatan yang bisa diperbaiki selama perjalanan.
- Makanan dan minuman, termasuk kopi, kakao, rempah, dan makanan ringan: fasilitas yang memproduksi, mengemas, atau menyimpan makanan untuk AS wajib terdaftar di FDA, setiap kiriman makanan memerlukan Prior Notice sebelum tiba, importir FSVP harus diidentifikasi, dan label harus mengikuti aturan AS. Masa pembaruan registrasi fasilitas makanan tahun 2026 berakhir pada 31 Desember 2026. Lihat cara mengimpor makanan ke AS untuk urutan lengkapnya.
- Udang dan rempah dari Jawa dan Lampung: setelah temuan cesium-137 pada sampel udang beku dan cengkih dari Indonesia pada 2025, FDA mewajibkan sertifikasi impor (Import Alert 99-52) sejak 31 Oktober 2025 untuk udang dan semua rempah dari Pulau Jawa dan Provinsi Lampung. Sertifikasi diberikan oleh otoritas Indonesia yang diakui FDA untuk tujuan ini. Persyaratan ini berlaku sampai FDA menyatakan risikonya sudah tidak ada, menurut halaman FDA tentang cesium-137 yang tercantum di daftar sumber.
- Kosmetik dan perawatan diri: berdasarkan Modernization of Cosmetics Regulation Act (MoCRA), fasilitas yang memproduksi atau mengolah kosmetik untuk AS wajib mendaftar ke FDA, dan pihak yang bertanggung jawab (responsible person) wajib mencatatkan setiap produk. Notifikasi BPOM dan label Indonesia tidak menggantikan langkah ini, dan label biasanya perlu diubah untuk pasar AS. Panduan kami tentang mengimpor kosmetik ke AS membahas sisi pengirimannya.
- Kategori lain: furnitur dan produk kayu (periksa persyaratan CPSC dan deklarasi Lacey Act dari USDA APHIS), elektronik, produk anak, tekstil, dan produk dengan baterai masing-masing memiliki aturan instansi atau pengangkut sendiri. Panduan kami tentang peluang pasar AS bagi eksportir Indonesia merangkum aturan utama per sektor.
Daftar periksa dokumen untuk pengiriman dari Indonesia ke AS
- Invoice komersial dalam bahasa Inggris: penjual, pembeli, importir resmi, uraian jelas setiap produk (apa produknya dan dari bahan apa), jumlah, harga satuan dan mata uang, nilai total, negara asal, dan aturan Incoterms yang disepakati.
- Packing list per karton, dengan SKU, jumlah, berat, dan dimensi yang sesuai dengan invoice.
- PEB yang sudah diajukan ke DJBC, ditambah izin atau dokumen ekspor khusus bila diperlukan, misalnya Dokumen V-Legal untuk produk kayu.
- Dokumen transportasi: bill of lading untuk laut atau air waybill untuk udara.
- Data ISF yang dikirim tepat waktu kepada pihak pengaju ISF untuk kiriman laut.
- Data importir di AS: nomor importir resmi (CBP Form 5106 untuk importir asing), customs bond, dan surat kuasa yang ditandatangani langsung dengan agen bea cukai yang mengajukan entry.
- Klasifikasi HTS yang sudah dikonfirmasi untuk setiap produk, dengan asal barang yang dapat Anda buktikan.
- Dokumen instansi bila relevan: nomor registrasi FDA dan Prior Notice untuk makanan, sertifikasi impor untuk udang dan rempah dari wilayah yang tercakup, registrasi dan pencatatan MoCRA untuk kosmetik, sertifikat uji untuk produk konsumen yang diatur.
- Penandaan asal pada setiap produk atau kemasan ritelnya, dan SKA bila pembeli memintanya.
Bagaimana Abanro membantu pengiriman dari Indonesia
Abanro adalah mitra logistik Door to Door bagi penjual internasional: satu mitra dari gudang Anda di Indonesia hingga tujuan Anda di AS. Kami menjemput barang dari gudang Anda, mengatur pengiriman internasional lewat laut atau udara, dan menangani pengurusan bea cukai AS sebagai bagian dari kiriman. Formalitas ekspor di Indonesia, seperti PEB dan dokumen khusus produk, tetap harus siap sebelum barang berangkat, dan kami akan memberi tahu apa saja yang kami perlukan dari pihak Anda.
Di Orange County, barang melalui penerimaan dan pemeriksaan sesuai packing list Anda (penerimaan palet mulai $15 per palet, bongkar muat kontainer mulai $300 / $495 untuk 20 ft / 40 ft), lalu persiapan Amazon FBA (persiapan standar mulai $1.20 per unit), penyimpanan, atau penerusan ke Amazon, peritel, dan pelanggan. Ini adalah harga mulai; lihat halaman harga kami. Pengiriman internasional dan pengurusan bea cukai diberikan dengan penawaran khusus untuk setiap kiriman.
Kirimkan daftar produk, alamat penjemputan di Indonesia, dan tujuan Anda di AS, dan kami akan merencanakan rute, pengurusan bea cukai, dan penerimaan barang bersama Anda.
Minta penawaran harga untuk kiriman AndaPanduan ini adalah informasi umum, bukan nasihat hukum atau kepabeanan. Tarif bea, pengecualian, dan persyaratan instansi dapat berubah, jadi konfirmasikan untuk produk dan kiriman Anda sebelum mengirim.
Sumber dan bacaan lanjutan
- Tata laksana ekspor (FAQ), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan
- PMK 155/PMK.04/2022 tentang Ketentuan Kepabeanan di Bidang Ekspor, JDIH Kementerian Keuangan Republik Indonesia
- e-SKA: penerbitan Surat Keterangan Asal secara elektronik, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
- Cara mendapatkan sertifikat SVLK: syarat dan ketentuan pendaftarannya, UKM Indonesia
- Pernyataan Duta Besar Greer tentang perjanjian dagang dengan Indonesia (19 Februari 2026), Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR)
- Indonesia, US Sign Reciprocal Trade Agreement, Sekretariat Kabinet Republik Indonesia
- Pemberitahuan tindakan dalam investigasi Section 301 terhadap berbagai ekonomi (91 FR 47318, 28 Juli 2026), Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), Federal Register
- Lembar fakta: tindakan Section 301 USTR terhadap 60 ekonomi (Juli 2026), Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR)
- Harmonized Tariff Schedule of the United States (pencarian kode HTS), Komisi Perdagangan Internasional AS (USITC)
- 19 CFR 134.11: kewajiban penandaan negara asal, Electronic Code of Federal Regulations (eCFR)
- Importer Security Filing (ISF), aturan final 25 November 2008, Bea Cukai AS (CBP), Federal Register
- Akurasi data importir resmi yang diserahkan ke CBP (91 FR 53627, 19 Agustus 2026), Bea Cukai AS (CBP), Federal Register
- Tanggapan FDA terhadap pangan impor yang berpotensi terkontaminasi cesium-137, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA)
- Presiden Jokowi melepas kapal besar di Pelabuhan Tanjung Priok (layanan langsung ke Los Angeles, 2018), Sekretariat Kabinet Republik Indonesia
- Lampiran memorandum presiden: HTSUS bab 99, U.S. note 52, Gedung Putih (The White House)
Sumber diperiksa pada